Monday, May 16, 2011

tulisan bahas indonesia 2




Memotret Lini Takdir di Wajahmu
Aku hendak memotret sisi
pada sketsa wajah mu berdecak kagum
Simpul alis, kharisma sukma, dan
sekerling bibirmu
kerap beriak gelombang pasang

Sayangnya, potretmu begitu usang
terpampang di anjungan figura
sebab ku mendapati dikau tersenyum di atas
bibirmu yang luka
Seumpama dikau pelita tersulut
di bawah dipan
semburat remang

tulisan bahas indonesia 2




Rantai Kematian
Bermain-maindi  jarak berlarian
berkejar-kejaran satu tahun
menyusul satu
tahun, satu depa lagi ku kejar kau
Kau tenangnya mendului,
mata rantai kematian begitu seterusnya
Di antara degup terlontar
berpas-pasan saja mereka bersendawa
Tatkala kedangkalan mata hati
terpekiklah sebuah cetusan
Jangan pergi!.... singgahlah walau sejenak
tak mau sejatinya takdir terbujuk pulang

Tuesday, April 26, 2011

tulisan bahas indonesia 2

 PILIH IRIT ATAU CERDAS



Friday, April 8, 2011

tulisan bahas indonesia 2

emang enak rasanya kemalingan

cerita ini memang bukan untuk menyalahkan atau menghujat seseorang tapi saya tulis sekedar untuk berfikir dan renungi.awalnya didepan rumah saya  jalanan kosong karena ini rumah komplek dan pojok  rumah ada sebuah portal tinggi hijau namun sekarang sudah berubah fungsi menjadi kantin sederhana  yang ramai ditempat beberapa penjual makanan dan minuman.

awalnya saya tidak terlalu merasa tergangu sebab para penjual hanya buka sejak pukul 08:00 hingga pukul 18:00 malam,namun makin hari belakangan banyak sekali kendaraan parkir di depan rumah mulai dari motor dan mobil  dengan sedikit kecewa saya sudah beberapa kali bentrok dengan para pemarkir kendaraan itu  karena parkir sembarangan diaman ketika kendaraan saya ingin masuk mobil ditinggal begitu saja tanpa ada rasa kesopanan  ijin terhadap pemilik rumah untuk memarkir kendaraan .

namun suatu hari ada kejadian yang membuat saya senang walau itu merupakan kesialan orang lain kabarnya di mobil yang sedang parkir itu telah dicuri sebuah laptop dangan cara menghancurkan kaca mobil tetu saja saya langsung berkata spontan "SYUKURIN" memangnya enak kemalingan  hal ini sebenarnya kurang patut ditiru  namun apa boleh buat saya memang sudah merasa kesal dengan para pemarikir kendaraan tersebut.

Followers